Wahdah Islamiyah Jadi Peserta Sosialisasi Empat Pilar

0
340
Advertisement

WONOMULYO, BanuaUpdate.com— Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dari MPR-RI yang dilaksanakan Ahad, 11 April 2021 dihelat dengan bekerjasama dengan DPD Wahdah Islamiyah Polewali Mandar di Aula Rotan Polis, Wonomulyo.

Dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar tersebut, senator Ajbar tidak henti-hentinya menyampaikan fungsi dan peran DPD-RI. Utamanya peran dalam MPR sebagai bagian dari Lembaga Tinggi di Negara Kesatuan RI yang terdiri dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Seperti sosialisasi tentang 3 lembaga tinggi yaitu : Eksekutif (Presiden), Legislatif (DPR+DPD = MPR) dan Yudikatif. DPD yang merupakan bagian dari MPR lahir pasca reformasi 1998. Empat pilar kebangsaan yaitu: Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka tunggal ika adalah perekat eksisnya kita bernegara.

“Awal lahirnya kesadaran kolektif ke-Indonesian tercatat sejarah adalah tahun 1905 dengan lahirnya Sarikat Dagang Islam (SDI) yang terus berkembang sampai tertegaskan dalam kongres pemuda dengan diikrarkannya Sumpah Pemuda di tahun 1928. Ini menunjukkan betapa peran ummat Islam dalam upaya meraih kemerdekaan sangat besar tentunya bersama dengan elemen anak bangsa yang lain” papar Senator Ajbar .

Masih dalam paparan Senator Ajbar bahwa dalam penyusunan bentuk dan dasar negara yang bermula dari sidang BPUPKI dimana tanggal 1 Juni 1945 menjadi tonggak lahirnya istilah PANCASILA bagi dasar negara Indonesia, namun rumusan yang menjadi hasil ditetapkannya pada tanggal 22 Juni 1945 ditandai dengan PIAGAM JAKARTA, selanjutnya yang menjadi hasil kompromi dari seluruh anak bangsa yang ditetapkan 18 Agustus 1945 adalah PANCASILA sebagaimana yang ada sekarang.

Lebih lanjut disebutkan Senator Ajbar bahwa untuk memelihara Kedaulatan Negara dalam Bingkai NKRI adalah tanggung jawab seluruh anak bangsa, Pancasila sebagai perekat yang menyatukan NKRI dari Sabang sampai Marauke dengan semboyan Bhineka tunggal Ika (beragam dan berbeda namun sadar untuk menjaga keutuhan).

“Keutuhan NKRI akan senantiasa terjaga Ketika anak bangsa bisa menerima perbedaan dan keberagaman (Suku, ras, agama dan Bahasa), tidak ada Ego Sektoral dan Kedaerahan (jangan ada daerah yang mau lepas dari NKRI), serta penegakan supremasi hukum di mana semua anak bangsa memiliki kedudukan yang sama di mata hukum” Tegas Ajbar.

“Wahdah Islamiyah diharapkan hadir dalam upaya terus menerus mengokohkan semangat kebangsaan dalam bingkai NKRI, melakukan upaya pemahaman dan penanaman nilai Empat pilar bernegara baik kepada seluruh pengurus dan anggota serta kepada masyarakat secara luas” Harap Senator Asal Sulawesi Barat ini.

Terus menumbuhkan kesadaran kolektif keIndonesiaan serta turut mencermati perkembangan yang ada sehingga dapat berperan aktif untuk menangkal upaya yang hendak merubah hal-hal mendasar yang telah berlaku dan diterapkan di NKRI.

Empat Pilar Bangsa telah terbukti mampu merekatkan seluruh elemen bangsa mengokohkan kehidupan bernegara dalam bingkai NKRI.

“Saya berharap ke depan Wahdah Islamiyah bisa mengirimkan tim untuk di TOT menjadi pemateri sosialisasi 4 pilar” harap Senator Ajbar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here