LaNyalla: Negara Mengakui Keberadaan Kerajaan Nusantara

0
472
Advertisement

MAMUJU, banuaupdate.com— Kunjungan DPD-RI di Sulawesi Barat yang berada di kompleks Rumah Adat Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat Minggu (30/05), Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti kembali memberikan dorongan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar memperhatikan, menghormati serta melindungi kerajaan-kerajaan di Nusantara. Hal tersebut ia sampaikan untuk menghormati para leluluhur serta menjaga artefak kebudayaan di Nusantara. Termasuk Sulawedi Barat.
“Semua dorongan serta dukungan tersebut, kiranya dapat nempercepat normalisasi seluruh aspek. Baik kegiatan pemerintah, maupun kehidupan masyarakat,”harapnya.
Pada kunjungan tersebut, dihadiri pula Ketua Komite I DPD RI Fahrul Razi, Wakil Ketua Komite Ii DPD RI Bustami Zainuddin, Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni, DPD RI asal NTB Evi Epita Maya serta senator asal Sulbar diantaranya Iskandar Muda Baharuddin Lopa, H. Almalik Pababari, Ajbar, Andri Prayoga Putra Singkarru.
Kehadiran kunjungan pertama LaNyalla di Provinsi Sulawesi Barat, tentu di sambut langsung oleh Keluarga Raja (Alm) Andi Maksum Dai. Kemudian, disambut pula oleh Bupati Mamuju Siti Sutinah Suhardi, Sekjen Majelis Adat Kerajaan Nusantara RA Yani beserta para pemangku lembaga adat kerajaan.
Kunjungan disambut meriah dengan tarian Pomanna yang diiringi gemuruh gendang dan siulan seruling yang menambah keanggunan penyambutan tersebut.
LaNyalla menyampaikan bahwa negara mengakui, menghormati serta memberikan tempat khusus bagi keberadaan kerajaan Nusantara
“Negara Indonesia mengakui, menghormati serta memberikan tempat khusus bagi keberadaan kerajaan Nusantara dan ini tercantum dalam Pasal 18B Ayat (2) Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesua Tahun 1945,”tegasnya
Menurutnya, Kerajaan-kerajaan di Nusantara merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari NKRI karena kerajaan di Nusantara mampu menghadirkan nilai-nilai adiluhung serta adab sebagai kearifan lokal.
Ia juga mengatakan, bahwa DPD RI berencana menggelar pertemuan raja dan sultan se-Nusantara di Jakarta sehingga ia berharap dengan diadakannya pertemuan tersebut, dapat menjadu sarana dalam menyuarakab kepentingan serta eksistensu kerajaan Nusantara. Selain itu, dapat menjadi penguat dan pengikat nilai kebudayaan serta sejarah kelahiran Indonesia.
Dalam kunjungan itu pula, Keluarga Raja Mamuju berharap agar ketua DPD RI senantiasa mendorong pemerintah pusat untuk lebih memperhatikan bangunan cagar budaya dan eksistensi kerajaan yang ada di Nusantara.
“Harapan kami, DPD RI dapat mendorong pemerintah pusat untuk lebih memperhatikan bangunan cagar budaya dan eksistensi kerjaan yang ada di Nusantara. Apalagi di Sulawesi Barat.” harap Bau Akram Maksum Dai.
Ditempat yang sama, Bupati Mamuju, Siti Sutinah Suardi menitipkan proposal pembangunan pengairan kepada ketua DPD RI dan berharap agar pengairab di Mamuju segera mendapatkan rekomendasi Kementerian PUPR.(Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here