Sembilan Tersangka Kasus Korupsi Dana Kampanye KPU Sulbar Terancam Hukuman Berat

0
153
Advertisement

MAMUJU, banuaupdate.com – Sembilan tersangka kasus korupsi kegiatan belanja fasilitas kampanye calon anggota DPD RI di KPU Sulawesi Barat (Sulbar) 2019 lalu, terancam hukuman penjara seumur hidup.

“Atau paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan, Selasa, 1 Februari 2022.

Pandu Arief mengungkapkan, pasal yang disangkakan terhadap sembilan tersangka yakni pasal 2 ayat (1) UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 atau pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Dendanya paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, dalam kasus tersebut, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa dokumen terkait pelaksanaan kegiatan mulai dari awal hingga akhir pelaksanaan kegiatan.

Ada juga SK beberapa tersangka yang merupakan pejabat negara dan dokumen perusahaan milik PT Banua Broadcasting Multiplex.

Selain itu, kata Pandu Arief, pihaknya juga menyita slip setoran ke kas negara sebesar Rp 472 juta, serta uang tunai sebesar Rp 528 juta di sita dari beberapa tersangka dan saksi

Kesembilan nama atau inisial yang sudah menyandang status tersangka itu, adalah :
1. Tersangka inisial BH umur 56 tahun status ASN jabatan dalam kegiatan ini sebagai kuasa pengguna anggaran ( KPA ).
2. Tersangka inisial IR umur 40 tahun pekerjaan ASN dan jabatan dalam kegiatan ini pejabat pembuat komitmen ( PPK ).
3. Tersangka inisial AA umur 40 tahun pekerjaan ASN jabatan sebagai ketua kelompok kerja ( Pokja ).
4. Tersangka inisial RR umur 48 tahun pekerjaan ASN posisinya dalam kegiatan ini sebagai anggota Pokja
5. Tersangka inisial GR umur 58 tahun pekerjaan pensiunan ASN tugas posisi dalam proyek ini sebagai anggota Pokja.
6. Tersangka inisial AE umur 54 tahun sebagai ASN tugas dalam kegiatan ini adalah panitia pemeriksa hasil pekerjaan ( PPHP )
7. Tersangka inisial DA umur 52 tahun status ASN posisi dalam kegiatan ini sebagai pejabat pemeriksa hasil pekerjaan ( PjPHP ).
8. Tersangka inisial WA umur 54 tahun status wiraswasta jabatan dalam sebagai Direktur PT. Banua Broadcasting Multiplex.
9. Tersangka inisial AB umur 41 tahun status wiraswasta dan posisi dalam kegiatan ini sebagai Komisaris PT. Banua Broadcasting Multiplex.(Adhi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here