Ajbar Ikut Gugat Presidential Threshold ke MK

0
78
Advertisement

Jakarta, Banuaupdate.com – Gugatan atas ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold agar menjadi nol persen ke Mahkamah Konstitusi (MK) kembali bertambah. Terbaru, lima anggota DPD RI mengajukan gugatan ke MK.

Berdasarkan berkas permohonan yang diunggah MK di situsnya, Selasa (15/2/2022), ada lima anggota DPD yang menjadi penggugat, yakni:

1. Ajbar
2. Muhammad J Wartabone
3. Eni Sumarni
4. M Syukur
5. Abdul Rachman Thaha

“Menyatakan Pasal 222 UU Pemilu sepanjang frasa yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% dan jumlah suara 25% bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat,” ujar pemohon.

Meski bertambah, kelimanya masih menggunakan alasan yang mirip dengan permohonan sebelumnya. Mereka menilai syarat 20 persen tidak adil diberlakukan pada Pilpres 2024 karena dasarnya adalah Pemilu 2019.

Selain itu, Pemilu 2024 dilakukan serentak, berbeda dengan 2019, sehingga MK seharusnya bisa juga membatalkan presidential threshold 20 persen menjadi 0 persen.

“Pemilu serentak, Mahkamah Konstitusi juga sudah memutuskan. DPR dan pemerintah sudah menyatakan pemilu itu berjenjang, tapi dengan putusan MK Nomor 14/PUU-XI/2013, maka pemilu itu serentak dilakukan,” kata kuasa pemohon, Ahmad Yani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here