Ditemani Anies, Jokowi Resmikan Peluncuran Mesin Bor Terowongan MRT Jakarta

0
52
Presiden Jokowi Resmikan Peluncuran Mesin Bor Terowongan Fase 2A MRT Jakarta. Foto: Dok. MRT Jakarta
Advertisement

Presiden Jokowi meresmikan peluncuran mesin bor terowongan 1 atau Tunnel Boring Machine (TBM-1) Fase 2A MRT Jakarta. Peresmian dilakukan di area awal pengeboran di sisi utara Stasiun Bundaran HI yang terletak di kedalaman 18 meter dari permukaan tanah.

Dalam kesempatan ini, Jokowi ditemani oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Duta Besar Jepang untuk Indonesia H.E. Kanasugi Kenji, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar.

“Hari ini kita akan memulai tunnel boring machine untuk fase 2A. Oleh sebab itu dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim tunnel boring machine pada siang hari ini saya nyatakan diluncurkan,” kata Jokowi saat Peluncuran dan Penamaan Tunnel Boring Mechine MRT Jakarta Fase 2A, Kamis (24/2).

Mesin bor terowongan-1 ini nantinya akan membuat terowongan dari Stasiun Bundaran HI ke Stasiun Thamrin lalu bermanuver u-turn menggali ke atas Stasiun Bundaran HI. Dari Stasiun Bundaran HI, mesin bor tersebut dibawa ke Stasiun Monas dan membuat terowongan dari Stasiun Monas menuju Stasiun Harmoni.

Rencananya, mesin bor tersebut akan mulai menggali selama empat bulan atau per Februari sampai Juni 2022 untuk terowongan Bundaran HI ke Stasiun Thamrin. Setelah itu mulai lagi pada Agustus hingga November 2022 dari Stasiun Thamrin ke Bundaran HI.

Jokowi mengatakan penyediaan transportasi yang modern, nyaman, dan terintegrasi harus terus dilanjutkan khususnya di DKI Jakarta. Apalagi, MRT Jakarta Fase I dari Lebak Bulus ke Bundaran HI sudah beroperasi sejak tahun 2019 lalu.

Image
Presiden Jokowi Resmikan Peluncuran Mesin Bor Terowongan Fase 2A MRT Jakarta. Foto: Dok. MRT Jakarta

“Dan pada hari ini kita akan memulai dari Bundaran HI menuju ke kota, ada 7 stasiun yang nanti akan dilewati di Stasiun Thamrin, kemudian Stasiun Monas, kemudoan Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Glodok, dan Stasiun Kota,” ujar Jokowi.

Jokowi berharap dengan telah dilanjutkannya pada Fase 2A ini nantinya juga bisa diteruskan fase berikutnya. Selanjutnya ia meminta agar fase berikutnya atau yang east west line segera dirampungkan terkait feasibility study dan dieksekusi. Transportasi yang lainnya juga harus dimaksimalkan.

“Sehingga DKI Jakarta betul-betul memiliki subway, memiliki MRT, LRT, memiliki TransJakarta yang terintegrasi dengan semua moda yang ada. Inilah sebuah pelayanan dari pemerintah Pemprov DKI kepada masyarakat agar yang ingin dari satu tempat ke tempat yang lain bisa memanfaatkan transportasi publik yang ada,” tutur Jokowi.

Source : www.kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here