Ukraina merebut kembali kendali atas Kota Chuguiv di timur laut pada Minggu (6/3/2022). Kabar tersebut berhembus ketika invasi Rusia memasuki hari kesebelas.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menggencarkan operasi pertahanan di selatan, timur, dan utara. Berkat pengerahan tersebut, pihaknya mengklaim, Chuguiv terbebas dari genggaman Kremlin.

Militer Ukraina turut mengatakan, Rusia tidak hanya dihantam kerugian besar dalam personel dan peralatan. Kiev juga membantai dua komandan tinggi militer Kremlin.

“Letnan Kolonel Dmitry Safronov, Komandan Brigade Marinir Terpisah ke-61 Angkatan Bersenjata Rusia, dan Letnan Kolonel Denis Glebov, Wakil Komandan Brigade Serangan Lintas Udara Terpisah ke-11 Angkatan Bersenjata Rusia, tewas,” tulis pernyataan dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina pada laman resmi di Facebook.

 

Ukraina kemudian mengatakan, hari kesebelas berakhir dengan kemenangan heroik rakyat. Moskow dikatakan tidak mencapai tujuan mereka bahkan setelah melalui sepekan agresi.

“Rusia tidak mencapai tujuan akhir dari sebelas hari pendudukan,” sambung pernyataan tersebut.

Kendati demikian, pernyataan itu melanjutkan, Rusia terus berupaya mengepung Kiev, Kharkiv, Chernihiv, Sumy dan Mykolaiv. Pun pasukan dikerahkan ke Polissya, Siversky, Donetsk, dan Tavriya. Walau invasi belum berakhir, Ukraina tetap menyerukan semangat kepada masyarakat.

Image
Seorang pria menggunakan karpet untuk menutupi tubuh yang tergeletak di tanah setelah pemboman di kota Chuguiv, Ukraina timur pada 24 Februari 2022. Foto: Aris Messinis/AFP

“Mari kita menang bersama! Mari kita jaga sistemnya! Kemenangan bagi Ukraina!” seru pernyataan itu.

Chuguiv merupakan kawasan strategis yang terletak sekitar 37 km dari Kharkiv. Wilayah Kharkiv tak henti digempur sejak awal invasi Rusia pada Kamis (24/2/2022).

Chuguiv sendiri telah menyaksikan tragedi dan teror akibat penembakan beruntun.

Dua gedung apartemen lima lantai di kota itu luluh lantak pada hari pertama invasi. Sebuah kawah selebar empat hingga lima meter tersisa di jalanan akibat serangan rudal.

Source : www.kumparan.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *