Indra Kenz heboh diperbincangkan lantaran influencer itu ditangkap polisi terkait kasus laporan investasi bodong platform trading Binomo. Polisi sudah membekukan rekening dan aset milik Indra Kenz yang diyakini hasil menjadi afiliator Binomo.

Selagi menelusuri aliran dana Indra Kenz, polisi juga mencari siapa sosok di balik aplikasi Binomo ini, khususnya yang secara langsung menjalin kontak dengan Indra Kenz.

Kerugian yang dialami para korban investasi bodong di Binomo telah mencapai miliaran rupiah. Polisi sedang mengungkap apakah ada bagi hasil antara platform dengan afiliator—influencer yang mengajak publik bergabung dan berinvestasi di platform tersebut.

Dalam pemeriksaan, pihak kepolisian menanyakan kepada Indra Kenz siapa sosok di balik platform Binomo. Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan, mengatakan bahwa Indra Kenz tak kooperatif mengungkap identitas pemilik platform tersebut.

“(Terkait) Binomo itu dia mengatakan, si Indra Kenz itu, dia mengatakan dia tidak kenal. Dia menutupi,” kata Whisnu lewat keterangannya, Rabu (2/3).

Misteri Sosok di Balik Binomo (1)
Indra Kenz saat memakai baju tahanan Bareskrim. Foto: Dok. Istimewa

Meski server aplikasi Binomo berada di luar negeri, pihak kepolisian menduga bahwa ada orang-orang di Indonesia yang berperan sebagai penggerak operasional Binomo. Sosok-sosok inilah yang sedang dicari oleh kepolisian. Entah itu dari lembaga agensi, perwakilan, atau manajemen, yang diutus untuk menjalankan operasional serta pemasaran Binomo.

“Kami akan dalami lagi siapa pemain di balik itu. Jadi, ada nama, ada tokoh lagi di belakang itu. Kami akan ungkap, siapa orang dekatnya, siapa yang menerima uang itu,” kata Whisnu.

Kepolisian pun meyakini Indra Kenz pasti mengetahui aliran dana di Binomo, namun lagi-lagi, polisi bilang Indra Kenz tidak mengungkap soal ini.

“Menutupi. Bagaimana dia terima uang kalau dia tidak tahu? Memang uang dari langit dia bisa kaya gitu,” ujar Whisnu.

Polri: Pemilik Binomo Ada di Indonesia

Polri mengaku berhasil mendeteksi keberadaan pemilik di Indonesia. Whisnu Hermawan mengatakan, pemilik Binomo berada di Indonesia dan saat ini sedang dilakukan pengejaran.

“Bahwa kami duga ada di Indonesia. Pemilik ada di Indonesia. Kami masih dalami,” kata Whisnu di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (10/3).

Polisi sendiri belum mengungkap identitas dan lokasi pemilik Binomo tersebut.

 

Misteri Sosok di Balik Binomo (2)
Ilustrasi Binomo. Foto: sdx15/Shutterstock

Whisnu menuturkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan PPATK untuk mendeteksi aliran dana dari para tersangka binary option tersebut. Hal ini diharapkan dalam mengungkap kasus secara terang benderang.

Asal Usul Binomo

Binomo merupakan platform buatan luar negeri dan gencar masuk Indonesia lewat iklan di media sosial. Asal usul perusahaan ini misterius. Sedikit sekali jejak digital tentang pendiri perusahaan tersebut, juga kantor pusat, dan kantor cabangnya.

Di situs resmi Binomo, tertulis platform ini berkantor di First St Vincent Bank. James St, Kingstown, Saint Vincent & Grenadines. Saint Vincent & Grenadines adalah sebuah negara kecil di laut Karibia sekitar 350 km utara pesisir Venezuela. Negara ini hanya terdiri dari satu pulau kecil dan berpopulasi 110.000 jiwa.

Dilansir dari situs ICD Fiduciaries, Saint Vincent & Grenadines termasuk negara tax haven. Tax haven adalah negara yang menawarkan pajak rendah bagi perusahaan atau personal yang menjalankan bisnis atau mendaftarkan bisnis di negara tersebut, seperti dikutip Investopedia.

 

Misteri Sosok di Balik Binomo (3)
Ilustrasi Binomo. Foto: sdx15/Shutterstock

Ada lagi sumber lain, situs informasi bisnis Crunchbase mencatat, Binomo berlokasi di Bridgtown, Saint Michael, Barbados. Lagi-lagi, Barbados adalah sebuah negara kecil di laut Karibia. Investopedia mencatat Barbados sebagai satu dari top 10 negara tax haven.

Ada sejumlah petinggi Binomo yang tercatat di Crunchbase dan ditautkan ke aplikasi media sosial bisnis LinkedIn. Mereka di antaranya adalah Aleks I sebagai Deputy CFO, dan Laylah Ali Otham sebagai Managing Director di Nigeria.

Terlepas soal informasi letak dan alamat rinci kantor Binomo yang berada di luar negeri, kepolisian menduga sebelumnya, pasti ada yang menjalankan Binomo di Indonesia.

Kini, Binomo merupakan salah satu aplikasi trading yang diblokir oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag). Polisi mengungkap dugaan penipuan yang menjerat affiliator Binomo, salah satunya Indra Kenz.

Source : www.kumparan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *