Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, memberikan sinyal bahwa mudik tahun ini boleh dilakukan. Ini didasari dari situasi pandemi COVID-19 yang sudah mulai membaik, serta capaian vaksinasi di Indonesia yang terus meningkat.

“Situasi pandemi membaik membawa optimisme jelang datangnya Ramadhan. Bagi masyarakat yang ingin mudik lebaran dipersilakan, juga diperbolehkan,” kata Jokowi beberapa waktu lalu.

Kendati memperbolehkan masyarakat untuk mudik, pemerintah memberikan persyaratan.

Aturan Main Mudik 2022, Ternyata Ada Wajib PCR Bagi yang Baru 1 Kali Vaksin (1)
Antrean panjang melewati turunan dan tanjakan. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati, mengatakan masih menggodok aturan main mudik lebaran 2022 bersama sejumlah instansi terkait.

“Aturan detail soal syarat perjalanan akan dituangkan dalam SE Satgas. Baru setelah itu akan kami tindak lanjuti dengan SE Kemenhub. Diharapkan minggu depan sudah diterbitkan,” ungkap Adita beberapa waktu lalu.

Adita membeberkan, aturan tersebut tidak jauh berbeda seperti yang pernah diungkapkan Presiden Jokowi dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Berikut lengkapnya.

Perkiraan aturan perjalanan mudik dengan mobil pribadi

Pengemudi dan penumpang wajib vaksin booster

Bagi yang belum melakukan vaksin booster dan baru melakukan vaksin 2 dosis, wajib melampirkan hasil rapid test antigen

Bagi yang belum melakukan vaksin booster dan baru melakukan vaksin 1 dosis, wajib melampirkan hasil rapid test PCR

Dalam kondisi sehat.

Aturan Main Mudik 2022, Ternyata Ada Wajib PCR Bagi yang Baru 1 Kali Vaksin (2)
Petugas kesehatan memberikan vaksin booster COVID-19 di Gedung Smesco di Jakarta pada Senin (7/3/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Seperti yang disampaikan Pak Presiden dan Pak Menkes kemarin. Yang sudah vaksin booster tidak perlu tes apa pun. Tapi yang vaksin dua kali perlu tes antigen sedangkan yang vaksin sekali perlu tes PCR,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya nanti, kata Adita, pihaknya bersama Kepolisian membuka peluang untuk melakukan pemeriksaan bagi para pemudik secara acak di beberapa posko pemeriksaan. Ini guna memastikan kelengkapan syarat perjalanan tersebut.

“Kendaraan pribadi dicek secara acak di beberapa posko pelayanan,” tutup Adita.

Source : www.kumparan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *