Kronologi Ade Armando Dihajar Massa: Dimaki Ibu-ibu hingga Muntah Darah

0
45
Polisi membawa Ade Armando yang terluka saat demo 11 April di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/4). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Advertisement

Dosen Universitas Indonesia sekaligus Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Ade Armando menjadi korban penganiayaan saat hadir dalam demo 11 April di depan gedung DPR RI, Senin (11/4). Ade mendapat luka serius di bagian kepala dan tubuhnya.

Peristiwa itu membuat Ade harus menjalani perawatan intensif di RS Siloam Jakarta.

Sekjen PIS Nong Darol Mahmada mengutuk keras penganiayaan tersebut. Ia meminta polisi segera menangkap pelaku.

“Kami mengutuk keras perlakuan biadab terhadap Ade Armando. Perlakuan ini jelas menunjukan betapa kebiadaban telah menjadi pertunjukan yang memuakkan,” kata Nong dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/4).

Kronologi Ade Armando Dihajar Massa: Dimaki Ibu-ibu hingga Muntah Darah (1)
Kericuhan saat demo 11 April di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/4). Foto: Jacko Ryan/kumparan

“Kami berharap pihak aparat secepatnya menangkap pelaku penganiayaan terhadap Ade Armando. Sebab ini bukan insiden biasa. Ini adalah sejenis ancaman bagi siapa saja yang berusaha merawat akal sehat di Indonesia,” tambah Nong.

Dalam keterangan tersebut, Nong membagikan kronologi penganiayaan Ade Armando mulai dari datang ke lokasi demo hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Berikut kronologi penganiayaan Ade Armando versi Sekjen PIS Nong Darol Mahmada:

Pukul 14.00

Ade Armando didampingi dua orang cameramen (Indra Jaya Putra dan Bambang T) dan dua penulis (Belmondo Scorpio dan Rama) melakukan peliputan aksi demo di Gedung DPR RI. Ade Armando dan tim datang melakukan peliputan atas nama Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS). Tujuannya untuk membuat konten youtube dan media sosial Gerakan PIS.

Kronologi Ade Armando Dihajar Massa: Dimaki Ibu-ibu hingga Muntah Darah (2)
Ade Armando saat dukung aspirasi mahasiswa di depan gedung DPR pada Senin (11/4). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Pada awalnya tidak ada masalah, bahkan beberapa media massa mewawancarai Ade Armando.

Pukul 15.35

Tim menyepakati untuk menyudahi peliputan. Posisinya saat itu ada di depan pintu gerbang utama DPR.

Pukul 15.38

Tim mundur dari posisi semula dan menjauh dari massa demontrasi. Saat mundur beberapa orang massa di situ terlihat mengawasi dan saling berbisik di antara mereka.

Pukul 15.40

Tiba-tiba didatangi oleh seorang ibu-ibu tidak dikenal sambil memaki-maki. Makian ibu-ibu inilah yang merangsang massa untuk bertindak beringas. Mereka semua mengepung Ade Armando dan tim.

Pukul 15.41

Ade Armando dan tim kemudian mundur ke dinding pagar DPR. Kemudian didatangi massa yang mendorong-dorong Ade Armando.

Kemudian Tim liputan bergeser ke sebelah kiri depan gedung DPR. Mereka hendak meninggalkan lokasi karena sudah tidak kondusif.

Kronologi Ade Armando Dihajar Massa: Dimaki Ibu-ibu hingga Muntah Darah (3)
Kondisi Terkini Ade Armando Usai dikeroyok saat demo. Foto: Dok. Istimewa

Beberapa saat kemudian dihampiri beberapa orang tidak dikenal, mereka tiba-tiba langsung menyerang. Sebelumnya mereka mengepung Ade dan tim. Sepertinya pengepungan dilakukan untuk menutup penyerangan dari pantauan petugas.

Anggota tim liputan berusaha melindungi Ade Armando yang terus menerus diserang dan dipukuli tapi tim kemudian terjatuh dan terpental.

Karena tidak mungkin bisa menolong, tim yang terpental mencari polisi untuk meminta pertolongan.

Polisi kemudian datang dan memberikan pertolongan.

Pukul 16.10

Setelah diamankan dan ditarik ke dalam gedung DPR oleh pihak kepolisian, Ade Armando mendapatkan penanganan dokter polisi pada jam 16.10 WIB.

Kondisinya sadar, bisa berkomunikasi dan menghubungi keluarganya.

Pukul 18.00

Karena ada penyekatan massa, Ade Armando baru bisa dievakuasi dan sekitar jam 18.00 sampai ke rumah sakit.

Kronologi Ade Armando Dihajar Massa: Dimaki Ibu-ibu hingga Muntah Darah (4)
Kondisi Terkini Ade Armando Usai dikeroyok saat demo. Foto: Dok. Istimewa

Saat ini kondisi Ade Armando masih terus dalam pantauan dokter. Dia menderita luka serius di bagian wajah, kepala dan sekujur badannya. Hasil pemeriksaan dokter menunjukan ada pendarahan dalam di bagian kepala. Ade Armando beberapa kali muntah dengan mengeluarkan darah.

Kini tim kedokteran sedang berusaha menangani Ade Armando.

source : www.kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here