BerandaUmumBocah 5 Tahun di Sumut Kena Peluru Nyasar saat Asyik Bermain, Polisi...

Bocah 5 Tahun di Sumut Kena Peluru Nyasar saat Asyik Bermain, Polisi Selidiki

Seorang bocah berusia 5 tahun bernama Habib Yuan diduga terkena peluru nyasar saat asyik bermain di sekitar rumahnya di Kota Pematangsiantar, Sumut. Akibatnya, bocah tersebut mengalami luka di bagian paha kaki kirinya.

Kapolsek Siantar Martoba AKP MA Ritonga mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB pada Rabu (8/6) lalu. Korban saat insiden itu sedang bermain sekitar 10 meter dari rumah neneknya.

“Tepat pukul 16.00 WIB, korban mendatangi neneknya sambil menangis dan mengatakan ‘Nek kaki ku berdarah’. Melihat hal itu pelapor selaku nenek kandung korban kaget,” kata Ritonga, Rabu (15/6) malam.

Nenek korban, lanjut Ritonga, saat itu langsung membawa cucunya, ke praktik Bidan Boru Sinaga. Lokasinya berjarak sekitar 1 kilo meter, dari tempat kejadian. Namun, karena keterbatasan medis korban tak dapat ditangani dengan baik.

“Melihat keadaan korban, maka Bidan boru Sinaga menyarankan agar membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Harapan di Pematang Siantar,” ujar Ritonga.

Bocah 5 Tahun di Sumut Kena Peluru Nyasar saat Asyik Bermain, Polisi Selidiki (1)
Peluru nyasar yang mengenai bocah 5 tahun di Pematang Siantar saat dikeluarkan dari pahanya. Foto: Polsek Siantar Martoba

Ritonga menyebut, nenek korban langsung membawa ke RS Harapan. Di sana korban menjalani pemeriksaan medis yang hasilnya ditemukan peluru di bagian paha kiri korban. Lagi-lagi, pihak RS tak memiliki peralatan medis yang memadai.

Korban lalu dibawa ke RS Vita Insani hingga ke RS Bina Kasih, ternyata kedua RS tak dapat menangani korban dengan berbagai alasan salah satunya karena korban menggunakan BPJS. Pihak RS Bina Kasih merekomendasikan korban untuk membuat laporan polisi agar dapat ditangani.

“Hasil pemeriksaan rotgen menemukan sebutir peluru bersarang di paha kiri korban dan direkomendasikan untuk di rujuk ke Rumah Sakit Vita Insani yang berada di Jalan Merdeka Kota Pematang Siantar,” ujar Ritonga.

“Selanjutnya pihak RS Bina Kasih kembali menjelaskan bahwa pihaknya baru dapat melakukan tindakan medis melalui BPJS apabila ada Laporan Kejadian dari pihak kepolisian,” lanjut Ritonga.

Akhirnya korban baru dapat ditangani secara medis di RS Umum Djasamen Saragih Pematangsiantar setelah membuat laporan polisi. Ritonga menyebut, peluru tersebut berhasil dikeluarkan dari kaki korban.

“Dokter melakukan operasi kecil dan mengeluarkan sebuah peluru senapan angin dari paha sebelah kiri korban. Sampai saat ini terhadap korban masih dilakukan perawatan,” imbuh Ritonga.

Lebih lanjut, Ritonga menuturkan, pihaknya tengah menyelidiki kasus itu. Diduga peluru nyasar itu berasal dari senapan angin milik warga sekitar yang biasa berburu hewan.

“Kita sudah riksa saksi saksi untuk mencari tahu pemilik senapan angin di seputaran kejadian. (Termasuk) lidik orang orang yang biasa berburu (di lokasi kejadian),” tutupnya.

Source : www.kumparan.com

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments