BerandaUmumPenyebab Tahanan di Sumsel Digebuki hingga Tewas: Kesal Dia Telah Perkosa Wanita

Penyebab Tahanan di Sumsel Digebuki hingga Tewas: Kesal Dia Telah Perkosa Wanita

Polda Sumsel memastikan tidak adanya keterlibatan anggota polisi dalam kasus pengeroyokan seorang tahanan kasus pemerkosaan di Kabupaten Empat Lawang, hingga tewas bernama Ari Putra (28 tahun).

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, membantah adanya informasi yang menyebutkan kalau Ari tewas karena dianiaya anggota kepolisian. Menurutnya, kasus tersebut murni perkelahian antar tahanan.

“Kasus itu karena perkelahian antar tahanan dan sudah ada tiga orang tersangkanya. Tidak ada keterlibatan anggota (polisi) dalam kasus ini,” katanya, Selasa (28/6).

Supriadi bilang, tengah mengumpulkan keterangan dari seluruh tahanan di sel tersebut. Hal itu untuk memastikan peristiwa tersebut karena perkelahian antara korban dan 3 tahanan lainnya. Yakni; Joni Iskandar (23 tahun), Feriansyah (20 tahun), Dora Aliansyah (25 tahun).

“Perkelahian itu diduga akibat para pelaku kesal karena korban ditahan atas kasus pemerkosaan,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, peristiwa pengeroyokan itu sendiri terjadi Rabu (22/6) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Di mana bermula Joni yang kesal karena korban pura-pura pingsan saat dirinya hendak bertanya.

“Pelaku Joni menginjak dan memukuli wajah korban. Lalu, dua pelaku lainnya ikut menganiaya korban,” katanya.

Petugas jaga yang mengetahui peristiwa itu lalu segera melerai, dan membawa korban untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, saat di rumah sakit yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polres (Empat Lawang). Yang jelas tidak ada keterlibatan anggota,” katanya.

Sementara salah seorang pelaku, Joni Iskandar, mengaku kalau ia bersama 2 rekannya yang lain melakukan pemukulan terhadap korban. Hal itu karena mereka kesal dengan perbuatan Ari telah memerkosa wanita.

“Saat itu saya bilang ke Feriansyah dan Dora terserah mau diapakan korban ini tapi jangan sampai mati,” katanya.

Source : www.kumparan.com

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments