Indonesia Mengutuk Keras Serangan Israel ke Gaza, Minta PBB Agar Bertindak

0
22
Asap mengepul saat serangan udara Israel, di tengah pertempuran Israel-Gaza, di Kota Gaza, Sabtu (6/8/2022). Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS
Advertisement

Serangan udara yang dilakukan Israel ke Gaza menuai kecaman dari Indonesia. Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) mengungkapkan pemerintah mengutuk keras tindakan Israel tersebut.

“Indonesia mengutuk keras serangan yang dilakukan Israel di Gaza yang telah mengakibatkan tewasnya masyarakat sipil, termasuk anak-anak,” tulis Kemlu dikutip dari akun Twitternya, Senin (8/8).

Tidak hanya mengutuk tindakan Israel, Kemlu RI juga mendorong agar PBB bertindak untuk mengakhiri serangan tersebut.

“Indonesia mendorong PBB segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan tindakan kekerasan dan agresi tersebut guna menghindari semakin banyaknya korban serta memburuknya situasi,” tulis Kemlu.

Warga Palestina memeriksa bangunan yang terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza, Sabtu (6/8/2022). Foto: Mohammed Salem/REUTERS
Warga Palestina memeriksa bangunan yang terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza, Sabtu (6/8/2022). Foto: Mohammed Salem/REUTERS

Serangan Israel ke Gaza telah berlangsung selama tiga hari. Data terakhir yang dikutip dari kantor berita Palestina, Wafa, serangan itu menewaskan 43 orang.

Dari puluhan korban yang tewas, 15 orang merupakan anak-anak. Serta ada empat orang perempuan.

Sementara warga Palestina yang terluka akibat serangan tersebut jumlahnya mencapai lebih dari 310 orang.

Israel menghujani Gaza dengan roket dengan menargetkan komandan top Jihad Islam, Taysir al-Jabari ‘Abu Mahmoud’, komandan Brigade Al-Quds di wilayah utara Jalur Gaza. Ia tewas dalam serangan Israel tersebut.

Pihak Jihad Islam menyebut serangan itu merupakan deklarasi perang. Jihad Islam kemudian membalas dengan menembakkan 100 roket ke Israel. Jihad Islam dikenal sebagai milisi terkuat kedua di Gaza setelah Hamas.

Source : www.kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here