Penumpang Asal Indonesia Ketahuan Bawa 71 Ular di Bandara Mesir

0
14
Seorang petugas berjalan di depan pintu masuk ke Bandara Internasional Sphinx yang baru di Kairo barat, Mesir. Foto: REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Advertisement

Petugas Bandara Internasional Kairo Mesir menyita 71 ular dari bagasi penumpang yang datang dari Indonesia, Selasa (6/9) waktu setempat.

Awalnya petugas merasa curiga karena gelagat tersangka terlihat kebingungan di Bandara. Saat pemeriksaan X-ray, petugas menemukan kejanggalan. Setelah koper dibuka, ada sejumlah tas lain yang terbuat dari kain di antara lipatan pakaian tersangka yang berisi puluhan ekor ular.

Dari 71 ular yang ditemukan di dalam koper, beberapa di antaranya di antaranya bahkan ular langka.

Pemburu ular, Yaseen Al-Sqour, membawa ular di Balqa, Yordania. Foto: Alaa Al Sukhni/REUTERS
Pemburu ular, Yaseen Al-Sqour, membawa ular di Balqa, Yordania. Foto: Alaa Al Sukhni/REUTERS

Seorang dokter satwa liar dipanggil untuk melakukan memeriksa lebih lanjut. Tetapi karena ular dapat mengancam keselamatan pengunjung lain dan sulit untuk memeriksa tas di dalam kantor di bandara, maka paket-paket tersebut dikirim untuk diperiksa oleh petugas teknis di Giza Zoo.

Sesuai aturan dalam Konvensi Pengaturan Perdagangan Spesies Terancam Punah (CITES), petugas menyita 71 ular dari berbagai jenis ini. Ular ini disita dari unit bea cukai di pelabuhan Mesir, sebelum diserahkan ke Departemen Karantina Hewan, yang berafiliasi dengan Kementerian Pertanian, dan dari sana ke Kebun Binatang Giza.

Penumpang dinyatakan melanggar undang-undang Mesir yang mengatur perdagangan spesies liar serta perjanjian internasional.

Penyitaan hewan langka di bandara Mesir bukanlah hal baru. Pada tahun 2020, petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 8 ekor elang langka di Cargo Village di Bandara Internasional Borg El Arab.

 

Source : www : kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here